Product Platform Strategy Synara · Kongsian OS
Investor Product Thesis

Synara Product Platform Model

Dari custom software project yang mahal menjadi reusable product platform yang bisa dipakai unit bisnis internal sebagai captive market, lalu dijual ke market eksternal.

Synara membuat product platform reusable. Unit bisnis membeli paket penggunaan, subscription, dan implementation — bukan membayar development custom dari nol.
01 · Business Model Shift

Arah Model Bisnis Synara

Bener. Kalau investor masuk untuk tim IT menciptakan produk yang dijual ke unit bisnis lain, maka positioning-nya jangan “custom software project”, tapi:

Synara membuat product platform reusable. Unit bisnis membeli paket penggunaan / subscription / implementation, bukan membayar development custom dari nol.

Ini lebih menarik untuk investor karena dana awal jadi modal membangun aset teknologi, bukan habis untuk jasa custom.

Dari custom project

Unit bisnis minta aplikasi → Synara buat custom → biaya mahal → sulit scale

Menjadi product platform

Synara bangun produk inti → unit bisnis pakai modul → bayar setup + subscription + support

Reusable untuk captive market dan eksternal

unit bisnis internal Makongsi mitra koperasi kontraktor lokal toko bangunan developer kecil peternakan lembaga pelatihan legal office UMKM lain di luar holding
02 · Product Portfolio

Ide Produk Utama yang Bisa Dijual ke Unit Bisnis

Menurutku jangan langsung bikin banyak produk. Mulai dari 1 platform utama + beberapa vertical module.

Nama platform: Kongsian OS
Operating system untuk bisnis berbasis unit, aset, cicilan, proyek, stok, dokumen, dan approval.
Product 1

Kongsian OS Core

Ini bukan dijual sebagai aplikasi terpisah, tapi jadi fondasi semua produk.

Product 2

Kongsian Project

Cocok untuk value chain Rumsy → Daarp → Natara → Bangunusa.

Product 3

Kongsian POS & Inventory

Untuk Bangunusa, Komar, toko retail, F&B, material, dan unit dagang lain.

1. Produk Inti: Kongsian OS Core

Ini bukan dijual sebagai aplikasi terpisah, tapi jadi fondasi semua produk.

ModulFungsi
User & RoleLogin, staff, owner, admin, permission
Business UnitData unit/cabang/bisnis
Customer CRMData customer
Document CenterUpload KTP, kontrak, invoice, foto progress
Approval FlowPersetujuan transaksi/dokumen
Ledger BasicCatatan transaksi, piutang, cicilan, saldo
NotificationReminder WA/email/manual
ReportingDashboard owner
Audit LogJejak aktivitas user
Kenapa ini penting?
Karena semua produk turunan bisa memakai core yang sama.

2. Produk Turunan Pertama: Kongsian Project

Ini paling cocok untuk value chain:

RumsyDaarpNataraBangunusa

Target market

RumsyDaarpNatarakontraktor keciljasa renovasiarsitekdeveloper properti keciltoko bangunan yang supply proyek
ModulFungsi
Lead ProjectInput calon customer
SurveyData lokasi dan kebutuhan
Design RequestRequest ke arsitek/Daarp
RAB ManagementInput dan approval RAB
Financing SimulationSimulasi pembiayaan/cicilan
Project ExecutionTimeline, task, progress
Material RequestRequest material ke supplier/toko
Progress ReportFoto, catatan harian, QC
Payment ScheduleJadwal pembayaran
Owner DashboardMargin, progress, piutang

Kenapa ini produk bagus?

Karena satu produk bisa dipakai banyak unit:

UnitPakai untuk
RumsyLead, pembiayaan, cicilan
DaarpDesain, gambar, RAB
NataraProject execution
BangunusaMaterial request & delivery
TatanaraKontrak dan legal checklist

Jadi investor tidak membiayai 5 aplikasi berbeda. Investor membiayai 1 produk project platform yang dipakai 5 unit bisnis.

3. Produk Turunan Kedua: Kongsian POS & Inventory

Ini untuk Bangunusa, Komar, toko retail, F&B, material, dan unit dagang lain.

Target market

BangunusaKomartoko bangunancoffee shopretail kecilgudang materialdistributor lokal
ModulFungsi
POSPenjualan kasir
Product CatalogProduk, kategori, harga
InventoryStok masuk/keluar
Purchase OrderPembelian supplier
SupplierData vendor
Stock OpnameSelisih stok
Multi OutletCabang/gudang
Sales ReportLaporan penjualan
Margin ReportLaba per produk
IntegrationBisa kirim material ke project
Kenapa penting?
Karena ini bisa cepat menghasilkan subscription. Banyak bisnis kecil butuh POS, tapi Synara bisa punya keunikan:

POS + Inventory + Project Material Supply.

Itu beda dari POS biasa.

4. Produk Turunan Ketiga: Kongsian Legal & Document

Ini untuk Tatanara, Rumsy, Rumany, Natara, dan bisnis lain yang banyak kontrak.

Target market

Tatanarakantor legalnotariskoperasideveloper propertikontraktorbisnis cicilan
ModulFungsi
Legal RequestPermintaan legal dari unit
Contract TemplateTemplate kontrak/SPK
Document ChecklistChecklist dokumen
Contract ReviewReview dan approval
Digital ArchiveArsip dokumen
Deadline ReminderMasa berlaku dokumen
Risk NotesCatatan risiko
Approval LegalPersetujuan sebelum deal

Setiap bisnis yang punya cicilan, properti, proyek, atau supplier butuh kontrol dokumen. Ini bisa jadi modul premium.

5. Produk Turunan Keempat: Kongsian Talent

Ini untuk Makongsy Academy.

Target market

AcademyLPKkontraktor yang butuh tukangbisnis yang butuh pool karyawankoperasi tenaga kerjaoutsourcing lokal
ModulFungsi
Talent DatabaseData SDM
Skill MatrixMapping skill
TrainingModul pelatihan
CertificationSertifikat
AssignmentPenempatan ke project/unit
AttendanceKehadiran
PerformanceEvaluasi kinerja
Job RequestPermintaan SDM dari unit bisnis

Koneksi ke Natara

Natara butuh tukang/plumber/electrician → Academy kirim resource → performa dicatat

6. Produk Turunan Kelima: Kongsian Asset Trading

Ini untuk Sapiara dan Rumany.

Target market

SapiaraRumanypeternakpedagang sapibroker propertibisnis aset cicilan
ModulFungsi
Asset RegistryData aset: sapi/rumah/tanah
Asset ListingListing jual/beli
Ownership DataPemilik aset
Health/Condition RecordKondisi aset
Purchase & SalesTransaksi beli/jual
Payment ScheduleCicilan
Document ArchiveDokumen legal/aset
ValuationEstimasi nilai aset

Ini bisa dipakai untuk dua domain berbeda karena konsepnya sama:

aset → listing → transaksi → dokumen → pembayaran → ownership
03 · Compro Projects

Project Compro Tiap Unit Bisnis

Selain product platform utama, Synara juga bisa mengambil quick-win berupa company profile / landing page tiap unit bisnis. Ini penting untuk validasi brand, lead generation, investor visibility, dan sales enablement.

Prinsip penting:
Project compro tidak boleh menjadi custom website mahal satu per satu. Synara harus membuat Compro Template System yang reusable: struktur halaman, komponen, SEO basic, form lead, analytics, dan CMS bisa dipakai ulang untuk semua unit bisnis.

Standard Scope Compro

Brand & Sales Page

  • Homepage
  • About / profil bisnis
  • Produk atau layanan
  • Keunggulan / value proposition
  • CTA WhatsApp / form lead

Trust & Conversion

  • Portfolio / project
  • Testimoni
  • FAQ
  • Legalitas / compliance highlight
  • Gallery foto/video

System Ready

  • CMS basic
  • Lead capture
  • Analytics
  • SEO basic
  • Integrasi ke Kongsian CRM

Estimasi Project Compro per Unit Bisnis

Unit Bisnis Tujuan Compro Scope Utama Estimasi Internal Project Monthly Maintenance
Rumsy Lead renov/bangun rumah skema cicil Landing page, simulasi awal, form lead, portfolio project Rp15–25 jt Rp1–2,5 jt/bulan
Daarp Brand arsitek, desain, gambar kerja, dan RAB Portfolio desain, paket jasa, request desain/RAB, gallery Rp12–20 jt Rp1–2 jt/bulan
Natara Trust builder untuk eksekusi konstruksi Project portfolio, progress showcase, jasa konstruksi, lead form Rp12–20 jt Rp1–2 jt/bulan
Bangunusa Katalog toko bangunan dan supplier material Katalog produk, kategori material, request quotation, lokasi toko Rp15–30 jt Rp1,5–3 jt/bulan
Tatanara Legal service profile dan intake request legal Layanan legal, dokumen checklist, form konsultasi, artikel edukasi Rp10–18 jt Rp1–2 jt/bulan
Rumany Listing rumah/tanah cicil dan lead buyer/seller Property listing, form buyer/seller, legal checklist teaser Rp18–35 jt Rp2–4 jt/bulan
Sapiara Katalog jual beli sapi dan trust inventory Katalog sapi, foto/video, inquiry, edukasi pembelian Rp12–25 jt Rp1–2,5 jt/bulan
Makongsy Academy Recruitment, training, dan talent pool Program training, pendaftaran peserta, sertifikasi, resource pool Rp12–25 jt Rp1–2,5 jt/bulan
Komar Brand F&B, membership, outlet, dan order channel Brand website, menu, outlet, membership CTA, order link Rp15–30 jt Rp1,5–3 jt/bulan

Simulasi Total Project Compro Internal

Low Case

9 unit × rata-rata Rp12 jt
= Rp108 jt

Cocok jika semua unit memakai template standar dan konten disiapkan oleh masing-masing unit bisnis.

Base Case

9 unit × rata-rata Rp20 jt
= Rp180 jt

Rekomendasi paling realistis untuk compro yang rapi, visual bagus, punya lead capture, SEO basic, dan CMS basic.

High Case

9 unit × rata-rata Rp30 jt
= Rp270 jt

Untuk unit yang butuh katalog, listing, portfolio besar, animasi, copywriting lebih matang, dan integrasi tambahan.

Potensi Maintenance Compro

Skenario Asumsi Monthly Recurring Revenue Internal Annualized
Low 9 unit × Rp1 jt/bulan Rp9 jt/bulan Rp108 jt/tahun
Base 9 unit × Rp2 jt/bulan Rp18 jt/bulan Rp216 jt/tahun
High 9 unit × Rp3 jt/bulan Rp27 jt/bulan Rp324 jt/tahun
Catatan budgeting:
Project compro sebaiknya tidak mengambil porsi besar dari budget investor Rp600 juta. Budget investor tetap diprioritaskan untuk Kongsian OS Core, Kongsian Project, dan Kongsian POS. Compro bisa menjadi revenue internal cepat melalui setup fee + maintenance bulanan.

Rekomendasi Eksekusi Compro

  1. Buat 1 Compro Template System terlebih dahulu.
  2. Pilot untuk 3 unit prioritas: Rumsy, Daarp, Natara.
  3. Lanjut ke Bangunusa karena bisa menjadi katalog material dan lead supplier.
  4. Masukkan form lead semua compro ke Kongsian CRM.
  5. Charge setup fee dan maintenance bulanan ke unit bisnis agar Synara mulai punya internal revenue.
Positioning untuk investor:
Compro tiap unit bisnis adalah quick-win revenue dan channel akuisisi lead, sedangkan Kongsian OS tetap menjadi aset teknologi utama yang scalable.
04 · Packaging

Model Paket Penjualan ke Unit Bisnis

Biar bukan custom mahal, buat paket produk.

Paket 1 — Starter

Untuk unit bisnis kecil / validasi awal.

Setup1 business unit
UserSampai 5 user
ModulCore + 1 modul utama
SupportBasic
Harga internalRp2–5 juta/bulan
Setup feeRp5–15 juta

Contoh pemakai: Tatanara awal, Daarp awal, Academy awal.

Paket 2 — Growth

Untuk unit bisnis yang sudah aktif transaksi.

Setup1–3 cabang/unit
UserSampai 20 user
ModulCore + 2–3 modul
SupportSLA business hour
Harga internalRp7–15 juta/bulan
Setup feeRp20–50 juta

Contoh pemakai: Bangunusa, Rumsy, Natara.

Paket 3 — Enterprise

Untuk unit besar / multi-unit / butuh integrasi.

SetupMulti unit / multi cabang
User50+ user
ModulCore + banyak modul
SupportSLA prioritas
IntegrationPayment, WhatsApp, finance, BI
Harga internalRp20–50 juta/bulan
Setup feeRp75–150 juta

Contoh pemakai: Rumsy + Daarp + Natara + Bangunusa integrated flow, Holding dashboard, External client besar.

05 · Investment Model

Model Investasi Awal

Kalau investor mau invest di awal, proposalnya harus begini:

Dana investor digunakan untuk membangun reusable product platform selama 6–9 bulan, bukan untuk mengerjakan custom project satu per satu.

Budget 12 Bulan: Rp600 juta

Source of truth budget: seluruh simulasi investasi di dokumen ini memakai angka Rp600 juta untuk 12 bulan.

Dengan budget Rp600 juta / 12 bulan, Synara punya runway yang lebih sehat untuk membangun produk reusable, bukan hanya membiayai custom project satuan.

Payroll Team Inti

RoleGaji / Bulan12 Bulan
Developer ARp6,5 jtRp78 jt
Developer BRp5 jtRp60 jt
Developer CRp5 jtRp60 jt
Product Owner / BARp7 jtRp84 jt
Direktur Unit ITRp12 jtRp144 jt
Total PayrollRp35,5 jt / bulanRp426 jt

Operating Budget

KomponenEstimasi 12 Bulan
Server, hosting, database, backupRp35–45 jt
Tools: repo, monitoring, design, productivityRp15–25 jt
UI/UX freelance supportRp25–35 jt
QA/testing/pilot implementationRp25–35 jt
Legal/admin/dokumentasi produkRp15–25 jt
Buffer operasionalRp25–40 jt
Total Operating SpaceRp174 jt
Struktur budget:
Rp600 jt - Rp426 jt payroll = Rp174 jt untuk server, tools, UI/UX, QA, pilot, dokumentasi, dan buffer.

Performance Incentive untuk Direktur Unit IT

Direktur Unit IT mendapat base salary Rp12 juta/bulan plus performance incentive dari internal MRR atau chargeback setelah produk mulai dipakai unit bisnis.

Internal MRR / Chargeback5% Incentive10% Incentive
Rp30 jt/bulanRp1,5 jtRp3 jt
Rp58 jt/bulanRp2,9 jtRp5,8 jt
Rp100 jt/bulanRp5 jtRp10 jt

Dengan skema ini, kompensasi direktur bisa naik mengikuti performa produk tanpa membebani budget awal investor.

Target output Rp600 juta bukan semua aplikasi jadi, tapi:

  1. Kongsian OS Core MVP
  2. Kongsian Project MVP
  3. Kongsian POS & Inventory MVP
  4. Legal/Document module basic
  5. Owner dashboard basic
  6. Pilot di 2–3 unit bisnis
  7. Internal billing dan MRR tracking untuk unit bisnis pengguna
06 · Roadmap

Roadmap Produk Bukan Custom

0–3 bulan

Phase 1 — Reusable foundation

Output: Core user & role, Business unit management, Customer CRM, Document center, Approval basic, Ledger basic, Owner dashboard basic.

Produk pilot: Kongsian Project untuk Rumsy → Daarp → Natara; Kongsian POS untuk Bangunusa.

3–6 bulan

Phase 2 — Produk mulai dijual internal

Output: Package Starter dan Growth, Billing internal, Support ticket, Project workflow lebih matang, POS inventory lebih matang, Legal document module, Payment schedule, Reporting unit bisnis.

Target: Rumsy aktif pakai, Daarp aktif pakai, Natara aktif pakai, Bangunusa aktif pakai, Tatanara masuk sebagai legal module.

6–9 bulan

Phase 3 — Ekspansi unit bisnis

Output: Academy Talent, Asset Trading untuk Sapiara/Rumany, Advanced reporting, WhatsApp notification, Payment integration, Chargeback dashboard.

Target: 5–7 unit internal sudah jadi pelanggan Synara, mulai hitung MRR internal, produk siap dipaketkan untuk eksternal terbatas.

9–12 bulan

Phase 4 — Validasi pasar eksternal

Output: Demo SaaS, Pricing eksternal, Landing page, Sales deck, 3–5 pilot eksternal.

Target eksternal: toko bangunan, kontraktor lokal, jasa renovasi, koperasi, peternakan, LPK.

07 · Revenue Model

Skema Revenue Internal & Eksternal

Skema Revenue Internal

Misalnya dalam 12 bulan, internal adoption seperti ini:

UnitPaketMonthly Fee
RumsyGrowthRp10 jt
DaarpStarterRp3 jt
NataraGrowthRp10 jt
BangunusaGrowthRp12 jt
TatanaraStarterRp5 jt
AcademyStarterRp3 jt
SapiaraStarterRp5 jt
RumanyGrowthRp10 jt

Total potensi internal MRR

Rp58 juta/bulan

Annualized

Rp58 juta x 12 = Rp696 juta/tahun

Ini yang investor suka: ada potensi Synara bisa membiayai dirinya sendiri dari internal holding dulu.

Skema Revenue Eksternal

Kalau produk sudah mature, bisa jual ke luar.

ProdukTargetHarga
Kongsian POSUMKM retail/toko bangunanRp299 rb – Rp1,5 jt/bulan
Kongsian Projectkontraktor/jasa renovasiRp1,5 jt – Rp7 jt/bulan
Kongsian Legal Docskantor legal/koperasiRp1 jt – Rp5 jt/bulan
Kongsian TalentLPK/outsourceRp1 jt – Rp5 jt/bulan
Kongsian Asset Tradingpeternak/properti kecilRp1 jt – Rp7 jt/bulan
08 · Go-to-Investor & Governance

Cara Jual ke Investor & Strategi Anti-Custom Mahal

Cara Jual ke Investor

Narasinya jangan:

Kami butuh uang untuk bikin aplikasi unit bisnis.

Tapi:

Kami membangun reusable operating system untuk seluruh ekosistem holding. Unit bisnis internal menjadi captive market pertama, lalu produk yang terbukti akan dijual ke market eksternal.

Ini jauh lebih kuat.

Struktur Produk yang Aku Sarankan

Jangan bikin produk terlalu banyak dulu. Aku sarankan 3 produk awal saja:

Product 1 — Kongsian Core

Identity, customer, business unit, document, approval, ledger, reporting

Product 2 — Kongsian Project

Rumsy, Daarp, Natara, Bangunusa, Tatanara

Product 3 — Kongsian POS

Bangunusa, Komar, retail, F&B, toko bangunan

Nanti baru tambah:

Kongsian Talent
Kongsian Asset
Kongsian Legal

Strategi supaya tidak jadi custom project mahal

1. Semua request harus masuk product backlog

Bukan:

Rumsy minta fitur khusus → langsung coding

Tapi:

Rumsy minta fitur → dinilai apakah fitur ini reusable untuk produk

Kalau reusable, masuk roadmap produk. Kalau terlalu spesifik, masuk paid customization.

2. Pakai konfigurasi, bukan custom coding

  • Form builder
  • Approval flow configurable
  • Role permission configurable
  • Document checklist configurable
  • Payment schedule configurable
  • Report template configurable

Dengan ini, setiap unit bisnis bisa beda proses tanpa harus bikin aplikasi baru dari nol.

3. Buat vertical template

Contoh Kongsian Project punya template:

TemplateUntuk
Renovasi RumahRumsy/Natara
Bangun Rumah BaruRumsy/Natara
Arsitektur & RABDaarp
Material SupplyBangunusa
Legal ReviewTatanara

Jadi implementasi unit baru tinggal pilih template.

4. Batasi custom request

Jenis RequestKeputusan
Dipakai banyak unitMasuk roadmap produk
Hanya satu unit tapi pentingPaid customization
Tidak berdampak bisnisHold
Bisa pakai manual/workaroundTunda
Mengubah core flowReview board
09 · Conclusion

Kesimpulan

Ide terbaik untuk investor:

Synara tidak menjual jasa custom aplikasi. Synara membangun product platform yang dipakai dulu oleh unit-unit bisnis holding sebagai captive market. Setiap unit membayar subscription/setup fee. Setelah produk matang, Synara menjualnya ke market eksternal.

Prioritas produk awal

  1. Kongsian Core
  2. Kongsian Project
  3. Kongsian POS & Inventory
Dengan Rp600 juta untuk 12 bulan, targetnya bukan membangun semua aplikasi, tapi menciptakan produk reusable pertama yang bisa mulai menghasilkan internal MRR, dengan Direktur Unit IT bergaji Rp12 juta/bulan plus performance incentive dari MRR/chargeback.